Sunday, July 8, 2012

Tiga Negara dalam "Radar" Incaran Krasic


TURIN, KOMPAS.com - Gelandang sayap Serbia milik Juventus, Milos Krasic, menyatakan hanya menerima pinangan klub yang berasal dari tiga negara bergengsi di Eropa.

Hal itu diungkapkan agen Krasic, Dejan Joksimovic, Sabtu (7/7/2012).

"CSKA (Moskwa), Zenit (St Petersburg), dan Anzhi (Makhachkala)? Saya belum menerima penawaran selama bulan lalu dan itu termasuk dari Rusia," sebutnya kepada Calciomercato.

Menurut Joksimovic, situasinya sekarang Krasic tak mau kembali ke Rusia atau ke kompetisi minor semacam Liga Turki.

"Ia hanya mau menerima tawaran dari Inggris, Spanyol, dan Jerman," tandas sang agen.

Jika pun Juventus tak melepas Krasic kalau datang pinangan dari Inter Milan atau klub-klub Premier League, Joksimovic berharap "La Vecchia Signora" segera menerima penawaran begitu tim raksasa datang meminang.

Krasic bergabung dengan Juve pada musim panas 2010 dari CSKA Moskwa dengan transfer senilai 15 juta euro (sekitar Rp 180 miliar).

Musim lalu, pria berusia 27 tahun itu hanya menyumbang satu gol dalam tujuh penampilannya di Serie-A. Krasic juga cuma bermain dalam dua laga di Piala Italia 2012.


Via: Tiga Negara dalam "Radar" Incaran Krasic

Saturday, July 7, 2012

Jepang Kokoh, "Garuda Muda" Naik Dua Tingkat


PEKANBARU, KOMPAS.com - Enam negara peserta kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 telah selesai melakoni matchday kedua di Stadion Utama Riau dan Stadion Kaharudin Nasution pada Sabtu (7/7/2012). Tim-tim unggulan mampu meraih hasil maksimal dalam laga ini.

Jepang masih kokoh di puncak klasemen dengan nilai enam poin setelah mampu mengempaskan Singapura 3-1 lewat gol Delwinder Singh (bunuh diri, menit ke-14), Watari (18), Notsuda Gakuto (59). Sedangkan, gol balasan Singapura dicetak Shamil Harif (82).

Australia membuntuti di peringkat kedua, seusai mengalahkan Makau 3-2. Sempat unggul tiga gol lebih dulu melalui Riley Paul Woodcock (2) dan Luke Anthony O'Dea (7, 13), Makau mampu memperkecil ketertinggalan berkat torehan De Jesus Morais Alves Vinicio (19) dan Leong Ka Hang (78).

Sementara, skuad "Garuda Muda" naik dua peringkat ke posisi tiga klasemen dengan tiga poin usai mengalahkan Timor Leste 2-0. Dua gol tim asuhan Aji Santoso itu dicetak Nurmufid Fasta (42) dan Penyerang Agung Supriyanto (85).

Pada laga selanjutnya, Andik Vermansyah dan kawan-kawan akan melawan Makau di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Selasa (10/7/2012). Partai lain yang dilangsungkan di hari yang sama adalah Timor Leste kontra Jepang dan Australia versus Singapura.

Klasemen Sementara Grup E Kualifikasi Piala Asia U-22:

Tim Main Menang Seri Kalah Memasukkan Kemasukan Selisih Gol Poin
Jepang 2 2 0 0 9 1 8 6
Australia 2 2 0 0 4 2 2 6
Indonesia 2 1 0 1 2 1 1 3
Singapura 2 1 0 1 3 4 -1 3
Timor Leste 2 0 0 2 1 4 -3 0
Makau 2 0 0 2 2 9 -7 0


Via: Jepang Kokoh, "Garuda Muda" Naik Dua Tingkat

Xabi Alonso Berlibur ke Bali


JAKARTA, KOMPAS.com - Kelompak suporter Real Madrid di Indonesia, Madridista Indonesia, tak menyia-nyiakan kesempatan bertemu langsung salah satu pemain "Los Blancos", Xabi Alonso.

Bertempat di Monas, Jakarta, Minggu (8/7/2012), Madridista Indonesia memberikan kenang-kenangan kepada Alonso. Di atas panggung yang disaksikan ribuan penggemarnya, Alonso mendapatkan sebuah batik bermotif lambang Madrid, seragam Madridista Indonesia, serta karikatur dirinya.

Alonso yang terlihat ramah menyapa para fans, juga membubuhkan tanda tangan di bendera Madridista Indonesia.

Setelah acara tersebut, sebanyak 10 fans Madrid juga mendapat kesempatan bertemu langsung Alonso di sebuah tenda khusus yang disediakan pihak sponsor. Di dalam tenda itu, para fans terlihat begitu semringah ketika berhasil berfoto dan mendapat tanda tangan dari idolanya.

"Saya tak menyangka bisa bertemu langsung dengan Xabi Alonso. Ini seperti mimpi. Saya dan teman-teman juga memberikan oleh-olehnya untuknya, yakni puzzle tentang Xabi Alonso dan keluarganya," jelas salah satu Madridista, Sidi.

Setelah mengikuti acara ini, Alonso dikabarkan bakal menjalani liburan di Bali. Hal itu diungkapkan salah satu Madridista Indonesia yang berkesempatan bertemu Alonso secara langsung.

"Saya tadi tanya dia (Alonso) ingin ke mana? Dia bilang akan berlibur ke Bali bersama istrinya (Nagore Aramburu, Red). Istrinya tidak terlihat di sini, mungkin tak ikut dan masih di hotel," sambungnya.


Via: Xabi Alonso Berlibur ke Bali

Serena Jadi Juara Usai Atasi Radwanska


London - Serena Williams menyabet gelar juara tunggal putri di Wimbledon. Ia melakukannya setelah mengatasi perlawanan Agnieszka Radwanska dengan 6-1, 5-7, dan 6-2.

Serena, unggulan enam, dengan cepat berhasil merebut set pertama tetapi harus menghadapi perlawanan alot dari Radwanska yang merupakan unggulan tiga.

Di awal set penentu, pertarungan sempat berjalan ketat. Namun, pada akhirnya Serena berhasil memastikan kemenangan. Untuk Serena, ini merupakan titel juara Wimbledon kelima (2002, 2003, 2009, 2010, 2012). Total, ini adalah gelar Grand Slam ke-14 untuk Serena.

Serena memulai pertandingan, Sabtu (7/7/2012) malam WIB, dengan baik. Setelah memenangi gim servisnya, Serena meraih keunggulan 2-0 usai melakukan break pada gim kedua.

Setelah itu Serena terus melaju dan menambah keunggulan menjadi 3-0. Radwanska sempat memaksakan deuce di gim servis keduanya, tetapi Serena belum teredam. Serena pun unggul 4-0.

Radwanska sempat menjaga asa ketika mencuri poin dalam kedudukan 1-5 usai memaksimalkan gim servis ketiganya di set ini. Tetapi Serena kemudian merebut set pertama hanya dalam 36 menit. 6-1 untuk Serena dan hujan terlihat mulai turun.

Saat set kedua dimulai, Radwanska langsung berhasil merebut angka dari gim servisnya. Namun, Serena dengan cepat berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1. Serena bahkan bisa melakukan break di gim ketiga untuk berbalik unggul 2-1. Keunggulan lalu ia tambah lagi jadi 3-1.

Tak mau kalah begitu saja, Radwanska kemudian memberikan perlawanan lebih sengit. Ia berhasil menyamakan skor dalam kedudukan 4-4 usai mencatatkan break.

Radwanska bahkan kemudian berbalik memimpin 5-4 atas Serena. Tak mau lama-lama tertinggal, Serena membalas dan menyamakan kedudukan jadi 5-5.

Bak sedang mendapat angin, Radwanska kembali memimpin 6-5 dan akhirnya menutup set kedua dengan 7-5, setelah bola pengembalian Serena berakhir di net.

Di set ketiga, permainan berjalan ketat. Setelah imbang 1-1 dan 2-2, perlahan Serena mulai menjauhkan jarak dari Radwanska untuk kemudian memimpin 4-2.

Seperti ingin segera menyudahi permainan, Serena pun ngebut mendulang angka demi angka sampai akhirnya menutup set ini dengan 6-2, dan menang 6-1, 5-7, dan 6-2.





Via: Serena Jadi Juara Usai Atasi Radwanska

Alonso Raih Pole di Silverstone yang Basah


Silverstone - Fernando Alonso akan mengawali balapan GP Inggris Raya dari posisi terdepan, setelah mengukir catatan waktu terbaik dalam sesi kualifikasi yang sempat disetop sekitar 1,5 jam akibat hujan.

Sesi kualifikasi yang berjalan Sabtu (7/7/2012) malam WIB sempat disetop karena hujan yang membuat kondisi lintasan dinilai tidak aman. Penyetopan dengan kibaran bendera merah itu dilakukan di sesi Q2 kualifikasi.

Ketika akhirnya sesi kualifikasi berjalan lagi, kondisi lintasan yang masih basah membuat persaingan berebut waktu tercepat jadi kian sengit. Di akhir Q2 Sergio Perez dan Nico Rosberg bahkan terpangkas, meski sebelum bendera merah dikibarkan sempat ada di posisi depan.

Pada akhirnya, Alonso dari Ferrari berhasil menuntaskan sesi kualifikasi dengan waktu terbaik. Catatannya yang 1 menit 51,746 detik tidak bisa dilampaui pebalap lain.

Mark Webber dari Red Bull sementara itu ada di posisi dua, diikuti oleh Michael Schumacher
Via: Alonso Raih Pole di Silverstone yang Basah

Sesi Pamungkas Milik Alonso


Silverstone - Pebalap Ferrari Fernando Alonso tampil maksimal di latihan bebas ketiga GP Inggris. Alonso mencatatkan waktu tercepat dan mengungguli Jenson Button dan Romain Grosjean.

Dalam sesi di Sirkuit Silverstone, Sabtu (7/7/2012) sore WIB, Alonso mencetak 1 menit 32,167 detik dengan melahap sebanyak 21 lap. Button di belakangannya dengan terpaut 0,153 detik.

Grosjean, yang memuncaki sesi kedua, berada di urutan ketiga dengan catatan waktu 1 menit 32,358 detik dan memutari lintasan sebanyak 25 kali.

Sang juara Sebastian Vettel berhasil meningkatkan performanya usai di dua latihan bebas sebelumnya terlempar dari posisi 10 besar. Kali ini pebalap Red Bull ini naik ke posisi empat diikuti Kimi Raikkonen dan Lewis Hamilton.

Nasib berbeda diterima rekan se-tim Vettel, Mark Webber. Pebalap Australia ini justru melorot ke urutan 13 dengan catatan waktu 1 menit 33,398 detik.


Hasil Free Practice III GP Inggris

1. Fernando Alonso Ferrari 1m32.167s 21
2. Jenson Button McLaren-Mercedes 1m32.320s + 0.153s 20
3. Romain Grosjean Lotus-Renault 1m32.358s + 0.191s 25
4. Sebastian Vettel Red Bull-Renault 1m32.420s + 0.253s 21
5. Kimi Raikkonen Lotus-Renault 1m32.454s + 0.287s 25
6. Lewis Hamilton McLaren-Mercedes 1m32.477s + 0.310s 20
7. Pastor Maldonado Williams-Renault 1m32.622s + 0.455s 21
8. Sergio Perez Sauber-Ferrari 1m32.940s + 0.773s 19
9. Kamui Kobayashi Sauber-Ferrari 1m33.046s + 0.879s 20
10. Nico Hulkenberg Force India-Mercedes 1m33.150s + 0.983s 19
11. Bruno Senna Williams-Renault 1m33.267s + 1.100s 25
12. Paul di Resta Force India-Mercedes 1m33.367s + 1.200s 20
13. Mark Webber Red Bull-Renault 1m33.398s + 1.231s 24
14. Michael Schumacher Mercedes 1m33.462s + 1.295s 24
15. Jean-Eric Vergne Toro Rosso-Ferrari 1m33.673s + 1.506s 22
16. Felipe Massa Ferrari 1m33.674s + 1.507s 21
17. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari 1m33.707s + 1.540s 21
18. Nico Rosberg Mercedes 1m33.733s + 1.566s 15
19. Heikki Kovalainen Caterham-Renault 1m34.298s + 2.131s 18
20. Vitaly Petrov Caterham-Renault 1m34.781s + 2.614s 20
21. Timo Glock Marussia-Cosworth 1m36.605s + 4.438s 18
22. Charles Pic Marussia-Cosworth 1m37.060s + 4.893s 14
23. Narain Karthikeyan HRT-Cosworth 1m37.269s + 5.102s 23
24. Pedro de la Rosa HRT-Cosworth 1m37.429s + 5.262s 17


Via: Sesi Pamungkas Milik Alonso

Alonso: Aku Makan Nasi Ayam


JAKARTA, KOMPAS.com - Bukan hal yang susah bagi bintang timnas Spanyol, Xabi Alonso, untuk bersenang-senang dalam kunjungan pertamanya ke Indonesia. Bahkan, Alonso pun sempat mencoba makanan Indonesia.

"Aku senang berada di Indonesia. Masyarakat Indonesia menyambutku dengan hangat ketika aku tiba. Sungguh berkesan bagiku, karena ini adalah pertama kalinya aku datang ke Indonesia," ujar Alonso dalam konferensi pers di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (7/7/2012).

Setibanya di Indonesia, Alonso tak lupa menyempatkan diri mencoba kuliner khas Indonesia. Dia mengaku baru sempat mencoba satu makanan seusai tiba di tanah air, Jumat (6/7/2012).

"Tadi malam, aku makan nasi dengan ayam," jawabnya sembari tersenyum.

Selain itu, dalam wawancara ekslusif dengan Kompas di Layar Kaca, Alonso bicara soal rivalitas Madrid-Barca dan dampaknya terhadap relasi pemain tim nasional Spanyol yang bermain untuk dua klub tersebut. Wawancara tersebut akan ditayangkan dalam acara Kompas Sport, Jumat (7/7/2012), pukul 23.30.


Via: Alonso: Aku Makan Nasi Ayam

Friday, July 6, 2012

Ray Allen Hijrah ke Heat


Miami - Juara NBA Miami Heat segera mendapatkan 'amunisi' baru untuk kompetisi musim depan. Pebasket veteran Ray Allen setuju meninggalkan Boston Celtics untuk bergabung dengan Heat.

Diberitakan Miami Herald, Allen menolak tawaran finansial yang lebih besar dari Celtics yaitu sebesar 12 juta dolar AS selama dua tahun dengan menerima 6,3 juta dolar AS dengan durasi yang sama dari Heat.

Kabar ini diungkapkan oleh pemilik Heat, Micky Arison, pada Jumat (6/7/2012) malam waktu setempat usai menerima kepastian dari presiden klub, Pat Riley.

"Sekarang pukul 2.30 pagi di London dan saya baru saja bangun dengan menerima berita hebat," kicau Arison di Twitter. "Selamat datang di keluarga baru, No. 20," tulisnya lagi sembari mengindikasikan kalau Allen akan memakai jersey nomor 20.

Bintang Heat Lebron James juga mengonfirmasi bahwa Allen akan bergabung dengannya melalui akun Twitter pribadinya @KingJames.

"HeatNation sambutlah kedatangan rekan baru kita Ray Allen Wow," kicau pebasket yang sudah 8 kali masuk tim NBA All-Star itu.

Meski sudah sepakat, pemain yang dijuluki Three Point King itu belum resmi bergabung Heat sebelum 11 Juli karena aturan NBA.

Menurut Yahoosport, keputusan Allen hengkang ke Heat disebut-sebut dipengaruhi oleh hubungan yang tidak harmonis dengan point guard Celtics, Rajon Rondo. Selain itu, Allen juga sakit hati setelah Celtics nyaris menukarnya ke Memphis Grizzlies pada Februari silam.


Via: Ray Allen Hijrah ke Heat

Ferdinand Tak Sabar Bertemu Kagawa


MANCHESTER, KOMPAS.com - Bek Manchester United mengaku sudah tak sabar kembali bermain sepak bola dan bertemu rekan-rekan baru, terutama Shinji Kagawa.

"Aku sangat menyukai masa pra-musim. Masa liburan panjang, aku bosan dan sudah tak sabar untuk kembali latihan. Keluargaku bahkan selalu membuka pintu agar aku segera keluar berlatih. Mereka tahu kakiku membeku bila diam dan tidak melakukan apa-apa," aku Ferdinand.

"Aku sudah tidak sabar melihat aksi Kagawa. Musim lalu aku sering meilhatnya di televisi, di final Piala Jerman melawan Bayern Muenchen dia bermain impresif. Aku yakin banyak yang akan dikejutkan dengan kemampuannya, " tambahnya.

Ferdinand adalah salah satu pemain yang pertama datang ke tempat latihan MU, Carrington, Jumat (6/7/2012). Itu merupakan bagian persiapa MU menghadapi tur pramusim ke Afrika Selatan, China, dan sejumlah negara Eropa.


Via: Ferdinand Tak Sabar Bertemu Kagawa

Guardiola di AS sampai Akhir Tahun


MADRID, KOMPAS.com - Josep Maria Orobitg, selaku agen Josep "Pep" Guardiola, membantah kliennya akan menangani tim nasional Rusia. Pernyataan Orobitg merupakan respons dari spekulasi yang berkembang di Rusia.

Menurut media-media Rusia, Guardiola akan terbang ke Rusia untuk bernegosiasi dengan Federasi Sepak Bola Rusia. Pemilik Spartak Moskwa Leonid Fedun dikabarkan siap membayar gaji pelatih tersukses dalam sejarah Barcelona tersebut jika melatih timnas.

Selain Rusia, Guardiola juga dikabarkan sedang didekati AC Milan. Bahkan. koran Spanyol, AS, mengklaim kedua pihak telah bernegosiasi.

"Pep tidak menerima tawaran dari Rusia. Saya tidak mengerti dari mana kabar ini," jelas Orobitg kepada Izvetia.

"Guardiola dan keluarganya berada di Amerika Serikat saat ini. Ia berencana tetap tinggal di sana sampai akhir tahun 2012," ungkap Orobitg. (STT)


Via: Guardiola di AS sampai Akhir Tahun

Collina Dukung Penerapan Teknologi Garis Gawang


MILAN, KOMPAS.com - Ketua Komite Wasit UEFA, Pierluigi Collina, mendukung keputusan Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) menerapkan penggunaan teknologi garis gawang dalam pertandingan.

"Saya sangat bahagia dengan keputusan ini. Uji coba wasit tambahan yang sangat diinginkan oleh UEFA menghasilkan hasil signifikan. Keputusan IFAB yang telah melawati tahap akhir merupakan demontrasi definitif," jelas Collina kepada Sky Sport24.

FIFA akhirnya menyetujui teknologi garis gawang. Penggunaannya akan dimulai di ajang Piala Dunia Antarklub pada 12 Desember mendatang.

Keputusan ini merupakan solusi terhadap beberapa kasus dianulirnya beberapa gol dalam sepak bola, karena ofisial pertandingan menilainya belum lewat garis gawang. Salah satunya adalah gol gelandang Inggris, Frank Lampard ke gawang Jerman, di Piala Dunia 2010.

Saat itu, bola mengenai mistar gawang dan memantul ke bawah. Dalam siaran ulang terlihat bola sudah melewati garis gawang. Namun, wasit tidak mengesahkannya sebagai gol.

Kasus serupa kembali terulang dalam laga perempat final Piala Eropa 2012, saat Inggris berhadapan dengan Ukraina. Pemain Ukraina, Marko Devic, melesatkan tendangan akurat ke gawang Joe Hart setelah timnya tertinggal 0-1.

Namun, bolanya segera disapu oleh bek Inggris, John Terry, dan tidak disahkan sebagai sebuah gol. Namun, siaran ulang lagi-lagi menunjukkan bola sudah melewati garis gawang.


Via: Collina Dukung Penerapan Teknologi Garis Gawang

Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race


Silverstone - Rio Haryanto mengakhiri sesi kualifikasi GP2 Inggris di posisi ketujuh. Namun penalti yang diterimanya di GP2 Valencia lalu membuatnya harus memulai feature race di Silverstone dari urutan ke-12.

Di sesi kualifikasi yang digelar Jumat (6/7/2012) waktu setempat, Rio mencetak waktu tercepat ke-7, dengan catatan waktu 2 menit 3,398 detik. Ia lebih unggul 0.029 detik dari rekan steimnya, Max Chilton.

Sesi kualifikasi dan sesi latihan yang berlangsung dalam kondisi hujan deras mengharuskan seluruh peserta menggunakan ban tipe wet. Bagi Rio, kedua sesi di hari Jumat ini merupakan pengalaman pertamanya membalap mobil GP2 dalam kondisi hujan dan basah.

Hasil sesi kualifikasi yang sangat baik buat Rio, karena sesi tadi adalah pengalaman pertama buat Rio mengemudi mobil GP2 dalam kondisi basah," ujar Manajer Teknis, Piers Hunnisett, dalam rilis yang diterima oleh detikSport.

"Ia berhasil menjalankan sesi dengan tenang selama berlangsungnya sesi, meskipun dalam kondisi yang sangat sulit."

"Ia harus menjalankan penalti penurunan 5 posisi dalam start besok, yang mana seluruh orang di paddock merasa ia seharusnya tidak mendapatkan hukuman tersebut. Kami berharap ia bisa meraih finis dalam posisi 8 besar," harapnya.

Sementara itu, posisi start terdepan diraih oleh Fabio Leimer dari tim Racing Engineering, dengan waktu 2 menit 1,889 detik. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati oleh Johnny Cecotto dan Jolyon Palmer.



Via: Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race

Hamilton Catat Waktu Tercepat di Sesi Kedua


Silverstone - Lewis Hamilton jadi pebalap tercepat di sesi kedua. Catatan waktu yang diraih pebalap asal Inggris itu mengungguli Kamui Kobayashi dan Michael Schumacher yang ada di dua posisi di belakangnya.

Pada sesi yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Jumat (6/7/2012), Hamilton jadi yang tercepat usai menorehkan catatan waktu 1 menit dan 56,345 detik. Ia unggul 0,129 detik atas Kobayashi yang berada di belakangnya.

Sementara itu, Schumi menorehkan catatan waktu 1 menit dan 56,545 detik setelah melahap sembilan lap. Sedangkan Romain Grosjean, yang jadi pebalap tercepat di sesi pertama, berada di posisi 21 setelah hanya melahap satu lap.

Nico Rosberg dan Sergio Perez berada di posisi keempat dan kelima. Catatan waktu Rosberg tertinggal 0,222 detik di belakang Hamilton, sementara Perez terpaut 1,148 detik.

Sama seperti sesi pertama, sesi kedua juga berlangsung di tengah guyuran hujan dan trek basah.

Hasil Free Practice II GP Inggris

1. Lewis Hamilton (McLaren-Mercedes) 1:56.345
2. Kamui Kobayashi (Sauber-Ferrari) 1:56.474 + 0.129
3. Michael Schumacher (Mercedes) 1:56.545 + 0.200
4. Nico Rosberg (Mercedes) 1:56.567 + 0.222
5. Sergio Perez (Sauber-Ferrari) 1:57.493 + 1.148
6. Jenson Button (McLaren-Mercedes) 1:57.948 + 1.603
7. Heikki Kovalainen (Caterham-Renault) 1:58.580 + 2.235
8. Kimi Raikkonen (Lotus-Renault) 1:58.897 + 2.552
9. Nico Hulkenberg (Force India-Mercedes) 1:58.943 + 2.598
10. Fernando Alonso (Ferrari) 1:59.015 + 2.670
11. Paul di Resta (Force India-Mercedes) 1:59.429 + 3.084
12. Pastor Maldonado (Williams-Renault) 1:59.472 + 3.127
13. Sebastian Vettel (Red Bull-Renault) 1:59.476 + 3.131
14. Jean-Eric Vergne (Toro Rosso-Ferrari) 1:59.854 + 3.509
15. Felipe Massa (Ferrari) 2:00.565 + 4.220
16. Timo Glock (Marussia-Cosworth) 2:00.820 + 4.475
17. Bruno Senna (Williams-Renault) 2:01.099 + 4.754
18. Vitaly Petrov (Caterham-Renault) 2:01.348 + 5.003
19. Charles Pic (Marussia-Cosworth) 2:03.719 + 7.374
20. Narain Karthikeyan (HRT-Cosworth) 2:04.774 + 8.429
21. Romain Grosjean (Lotus-Renault)
22. Daniel Ricciardo (Toro Rosso-Ferrari)
23. Mark Webber (Red Bull-Renault)
24. Pedro de la Rosa (HRT-Cosworth)



Via: Hamilton Catat Waktu Tercepat di Sesi Kedua

Sagan Catat Kemenangan Ketiga


Metz - Peter Sagan meraih kemenangan ketiganya di Tour de France 2012. Ia memenangi etape keenam yang sempat diwarnai beberapa kecelakaan.

Sagan memenangi etape keenam yang digelar Jumat (6/7/2012) waktu setempat. Sebelumnya, pebalap sepeda dari tim Liquigas-Cannondale ini sudah memenangi etape pertama dan ketiga.

Menempuh jarak 207,5 km dari Eperney hingga Metz, Sagan mencatatkan waktu empat jam 37 menit. Ia mengungguli Andre Greipel yang memenangi dua etape sebelumnya serta Matthew Goss yang finis di urutan ketiga.

Beberapa kecelakaan sempat mewarnai etape ini. Yang paling signifikan terjadi di 26 kilometer jelang finis. Mark Cavendish sempat tertahan akibat kecelakaan itu hingga tak bisa ikut dalam sprint akhir jelang garis finis.

Fabian Cancellara gagal masuk ke posisi 30 besar di etape ini. Namun, ia masih berhak atas jaket kuning karena catatan waktu totalnya masih yang terbaik dari pebalap lain.

Hasil Etape VI Tour de France

1. Peter Sagan (Slovakia / Liquigas) 4:37:00"
2. Andre Greipel (Germany / Lotto)
3. Matthew Goss (Australia / Orica)
4. Kenny Robert van Hummel (Holland / Vacansoleil)
5. Juan Jose Haedo (Agentina / Team Saxo Bank)
6. Gregory Henderson (New Zealand / Lotto)
7. Alessandro Petacchi (Italy / Lampre)
8. Luca Paolini (Italy / Katusha)
9. Daryl Impey (South Africa / Orica)
10. Brett Daniel Lancaster (Australia / Orica)

Klasemen Keseluruhan Usai Etape VI
1. Fabian Cancellara (Switzerland / RadioShack) 29:22:36"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step) +7"
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
6. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
7. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
8. Peter Sagan (Slovakia / Liquigas) +19"
9. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"
10. Maxime Monfort (Belgium / RadioShack) +22"



Via: Sagan Catat Kemenangan Ketiga

Forlan Pindah ke Internacional


PORTO ALEGRE, KOMPAS.com - Melalui situs resminya, Internacional mengumumkan telah menyelesaikan pembelian penyerang Diego Forlan dari Inter Milan.

"Diego Forlan telah menjadi pemain Internacional. Pemain asal Uruguay itu masih berada di Milan dan akan tiba di Porto Alegre pada Sabtu (7/7/2012) pada pukul 14.43 waktu setempat di Bandara Salgado Filho," ujar Internacional.

"Pemain yang terpilih menjadi pemain terbaik Piala Dunia 2010 itu telah menjalani tes medis dan menandatangani kontrak yang berlaku hingga Juli 2015," demikian pernyataan Internacional.

Forlan dibeli Inter dari Atletico Madrid pada akhir Agustus 2011 dengan kontrak hingga Juni 2013. Forlan dan Inter disebut Football Italia bersepakat memutus kerja sama pada Jumat (6/7/2012).

Sejauh ini belum ada pengumuman resmi dari Inter Milan mengenai transfer Forlan tersebut.


Via: Forlan Pindah ke Internacional

Usai Kecelakaan, Kondisi De Villota Kritis tapi Stabil


Duxford - Kondisi test driver tim Marussia F1, Maria De Villota dikabarkan masih kritis namun stabil. Hingga kini, wanita berusia 32 tahun itu masih didampingi keluarganya dan dirawat di rumah sakit Addenbrooke.

De Villota mengalami kecelakaan ketika menjalani sesi tes untuk Marussia pada 3 Juli silam di Duxford Aerodrome. Dalam tes trek lurus, mobilnya kecelakaan dan menabrak sebuah truk. Saksi mata menyebutkan bahwa mobilnya tengah melaju pada kecepatan 50 kilometer/jam ketika kecelakaan itu terjadi.

Akibat kecelakaan itu, De Villota kehilangan mata sebelah kanannya dan harus menjalani operasi serius.

Hingga kini De Villota masih menjalani perawatan intensif. Kondisinya dikabarkan kritis namun stabil. "Maria masih tetap berada dalam kondisi kritis, tapi stabil dan tengah dirawat di rumah sakit Addenbrooke ini," ucap saudarinya, Isabel De Villota, seperti dilansir Autosport.

"Belum ada kabar terbaru sejauh ini. Kami sendiri sudah menerima kenyataan bahwa kondisi Maria stabil semenjak kecelakaan itu terjadi, apalagi pada malam pertama setelah operasi panjang yang ia alami."

"Kami, pihak keluarga, saling mendukung di sisi Maria dan kami berterimakasih atas perawatan medis yang ia dapatkan," tukas Isabel.

Kecelakaan yang dialami De Villota mengundang simpati dari para pebalap F1. Felipe Massa menyebut, FIA bisa turun tangan dan mengambil pelajaran dari kecelakaan tersebut.



Via: Usai Kecelakaan, Kondisi De Villota Kritis tapi Stabil

Thursday, July 5, 2012

Chelsea Batal Bangun Stadion Baru


London - Rencana Chelsea membuat stadion baru urung terlaksana. The Blues kalah memberikan penawaran dalam sebuah lelang yang dilakukan terhadap lokasi yang akan dijadikan markas baru mereka.

Chelsea tadinya memproyeksikan membangun stadion baru di Battersea Power Station. Itu adalah sebuah stasiun pembangkit listirk bertenaga batu bara yang sudah lama tak berfungsi.

Memiliki luas 158 hektar dan berada di tepi Sungai Thames, Chelsea menganggap Battersea Power Station sebagai pilihan tepat sebagai pengganti Stamford Bridge, yang kapasitasnya dirasa sudah tak mencukupi. Rencananya, The Blues akan membangun stadion baru dengan kapasitas 60.000 tempat duduk disana.

Tetapi hal tersebut tak jadi kenyataan. Setelah melakukan negosiasi alot selama 28 hari, pihak Chelsea harus rela kalah bersaing dengan beberapa perusahaan asal Malaysia yang berhasil membeli Battersea Power Station dalam sebuah lelang dengan dana sebesar 400 juta Euro atau sekitar Rp 4,6 triliun.

Beberapa perusaahan Malaysia tersebut rencananya akan membangun sekitar 3.500 rumah dan perkantoran di Battersea Power Station.

"Chelsea Football Club mendapat informasi bahwa pihak Battersea Power Station telah melakukan perjanjian eksklusif dengan pihak lain."

"Kami kecewa tidak terpilih sebagai pemenang lelang untuk Battersea Power Station, karena kami yakin kami dapat membuat sebuah stadion megah yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Wandsworth dan London pada umumnya," demikian pernyataan The Blues di situs resminya.




Via: Chelsea Batal Bangun Stadion Baru

Anomali Perilaku Suporter Indonesia


PEKANBARU, KOMPAS.com - Nama Indonesia kembali tercoreng di kancah persepakbolaan dunia. Di tengah dukungan luar biasa untuk "Garuda Muda" saat melakoni babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 melawan Australia, di Stadion Utama Riau Pekanbaru, Kamis (5/7/2012), beberapa suporter tuan rumah melempar botol minum dan petasan ke dalam lapangan saat laga usai.

Aksi tersebut memang tak pernah lepas dari wajah sepak bola Indonesia karena permainan yang menjunjung sportivitas itu, justru menjadi olahraga yang menakutkan baik bagi kawan maupun lawan. Lapang dada menerima kekalahan pun hanya sebatas jargon-jargon bualan yang sangat jarang diaplikasikan dalam lapangan.

Tindakan negatif itu seakan berubah menjadi kebiasaan rutin dan tradisi. Sejumlah kekalahan baik di level klub maupun tim nasional harus diakhiri dengan pameran perilaku negatif yang justru mempertaruhkan harga diri Indonesia.

Lihat saja, kerusuhan antar suporter beberapa waktu lalu yang mengakibatkan sembilan nyawa melayang sia-sia di Lamongan, Jakarta, dan Surabaya hanya dalam kurun waktu tiga bulan. Belum lagi, lemparan botol yang berujung pembakaran fasilitas umum para suporter Persipura Jayapura ketika kecewa dengan keputusan wasit saat memimpin laga "Mutiara Hitam" versus Persija Jakarta, Mei lalu.

Memalukan

Kubu Australia pun secara lantang menyebut bahwa aksi suporter Indonesia itu sebagai tindakan yang sangat memalukan. Pernyataan itu bukan tanpa alasan, karena petasan dilempar dan meledak persis di depan tempat pemain pengganti "The Socceroos".

"Mayoritas tim kami jadi ketakutan. Seharusnya para suporter bisa lebih dewasa dalam menerima kekalahan," ucap Pelatih timnas U-22 Australia, Paul Okon, usai pertandingan yang berakhir 1-0 untuk timnya tersebut.

Kecaman ini bukan pertama kalinya dilayangkan oleh dunia internasional. Pada Piala AFF Suzuki Cup 2010 lalu, Federasi Sepak bola Filipina dan pihak AFF sempat mempermasalahkan aksi negatif suporter tuan rumah yang membunyikan terompet dan menyalakan petasan saat lagu kebangsaan Filipina dikumandangkan.

"Fans Indonesia memukuli bus tim Filipina saat memasuki kompleks Stadion. Meneriakkan caci maki dan menunjukkan bahasa tubuh yang tidak sopan. Ada 3.000 tambahan petugas Kepolisian yang ditugaskan di Stadion Bung Karno. Tetapi mereka hanya sedikit melindungi bus tim Filipina dari suporter di luar venue," tulis salah satu media Filipina ketika itu.

Lebih dewasa

Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Djohar Arifin Husin, mengatakan agar para suporter Indonesia bisa lebih dewasa. Khusus untuk laga kualifikasi Piala Asia U-22, ia berharap agar Federasi Sepak bola Asia (AFC) tidak menjatuhkan sanksi bagi Indonesia.

Kami berharap itu tidak diberikan sanksi karena terjadi usai pertandingan. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Suporter harus mendukung timnas kita dengan cara yang benar dan sportif, ucap Djohar.

Hal senada diungkapkan asisten pelatih timnas U-22, Liestiadi. Ia juga mengkritik kesigapan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban suporter. Aparat dinilai kurang maksimal dan lambat merespons insiden tersebut.

"Sebagai bangsa yang besar mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa suporter kita bisa menerima kekalahan dengan sikap dewasa," harap Liestiadi.

Sementara itu, Gubernur Riau, Rusli Zainal, mengaku pengamanan dalam Stadion memang kurang diberlakukan secara maksimal, karena sejumlah suporter dapat membawa petasan. Ia pun berjanji, akan menambah menambah jumlah aparat keamanan yang dalam pertandingan tersebut berjumlah 700 personel.

"Saya selaku Pemerintah Provinsi Riau meminta maaf atas kejadian kecil itu. Padahal, sesungguhnya antusias dan dukungan masyarakat sudah luar biasa," kata Rusli.

Sejumlah fakta itu menunjukkan bahwa pembinaan kepada para suporter sangat mendesak dan ini perlu melibatkan banyak pihak. Tak cukup hanya dengan harapan pemberian sanksi, permintaan maaf, maupun rasa penyesalan saja. Tentu, energi untuk meraih prestasi tak akan terbagi jika para suporter tak selalu bikin ulah.


Via: Anomali Perilaku Suporter Indonesia

Arbeloa: Spanyol Tak Perlu Mengubah Gaya


MADRID, KOMPAS.com - Defender Real Madrid. Alvaro Arbeloa berpendapat, timnas Spanyol tak perlu mengubah gaya dan filosofi bermainnya. Menurutnya, gaya sepak bola "La Furia Roja" justru menjadi kekuatan tim ini.

Spanyol sempat dinilai bermain membosankan selama di Piala Eropa 2012. Mereka menekankan penguasaan bola, tapi terkadang kurang eksplosif. Meski begitu, mereka akhirnya juara.

Bagi Arbeloa, kritikan itu sudah biasa dan tak harus mengubah permainan Spanyol secara ekstrem. "Aku sudah terbiasa dengan kritik. Hal seperti itu juga terjadi di Piala Dunia (2010), setelah kalah dari Swiss (di pertandingan pembuka)," kata Arbeloa yang juga pemain timnas Spanyol, kepada surat kabar AS.

"Kami memiliki gaya sepak bola sendiri dan sudah sering dikritik. Banyak cara memainkan sepak bola bagus. yang terpenting, setiap tim nasional memiliki identitasnya, juga gayanya yang sudah terjadi bertahun-tahun. Itulah rumus yang membawa kami meraih sukses," jelasnya.

Arbeloa mengaku memiliki tahun yang indah. Setelah bersama Real Madrid menjuaral Liga BBVA, bek kanan ini sukses bersama timnas juara Piala Eropa.

"Ini tahun yang luar biasa dan sekarang aku harus istirahat. Musim depan akan ada tantangan baru. Tapi, untuk sementara aku ingin istirahat," katanya.


Via: Arbeloa: Spanyol Tak Perlu Mengubah Gaya

Alba: Messi akan Membantuku Berkembang


BARCELONA, KOMPAS.com - Bek kiri Barcelona yang baru saja dibeli dari Valencia, Jordi Alba, merasa yakin bisa berkembang pesat. Apalagi, keberadaan Lionel Messi akan membuatnya semakin lebih baik.

Alba mendapat perhatian luas pada Piala Eropa 2012. Dia juga mencetak satu gol di partai final, ketika Spanyol mengalahkan Italia 4-0. Berada di Barcelona, dia akan dituntut bermain istimewa jika ingin mendapatkan tempat utama. Namun, dia yakin bisa memenuhinya.

"Aku berada di klub terbaik dunia. Messi merupakan pemain terbaik dunia. Berada satu tim dengannya akan membuatku lebih baik setiap harinya," kata Alba.

"Ini kesempatan besar bagiku. Para pemain terbaik di dunia berkumpul di sini (Barceclona). Ini tantangan bagiku untuk menyamai mereka. Aku yakin bisa memenuhi tuntutan di tim ini," tambahnya. (GL)


Via: Alba: Messi akan Membantuku Berkembang

Kemenangan Kedua Andre Greipel


Quentin - Untuk kali kedua secara beruntun, Andre Greipel menjuarai etape Tour de France. Dia menjadi pemenang di etape kelima, Kamis (5/7/2012) waktu setempat.

Kemenangan kedua Greipel juga didapat setelah dia mengalahkan dua pesaingnya, Matt Goss (Australia) dan Juan Jose Haedo (Argentina), dalam sebuah adu sprint jelang finis. Sukses Greipel memenangi etape empat sehari sebelumnya juga didapat dengan cara yang sama.

Menempuh rute dari Rouen ke Saint-Quentin sejauh 196,5 km, seluruh pebalap dihadapkan pada trek yang terhitung landai. Hanya beberapa kilometer jelang finis saja terdapat rute menanjak.

Total waktu yang dibutuhkan Greipel untuk menyentug garis finis pertama adalah empat jam, 41 menit dan 30 detik. Fabian Cancellara gagal masuk posisi 30 besar dalam etape ini, namun begitu dia masih berhak atas jaket kuning karena catatan waktu totalnya masih yang terbaik di antara pebalap lain.

Hasil Etape V Tour de France

1. Andre Greipel (Germany / Lotto)
2. Matthew Goss (Australia / Orica)
3. Juan Jose Haedo (Argentina / Saxo Bank)
4. Samuel Dumoulin (France / Cofidis)
5. Mark Cavendish (Britain / Team Sky)
6. Tom Veelers (Netherlands / Argos)
7. Oscar Freire (Spain / Katusha)
8. Alessandro Petacchi (Italy / Lampre)
9. Sebastien Hinault (France / AG2R)
10. Yohann Gene (France / Europcar)

Klasemen Keseluruhan Usai Etape V

1. Fabian Cancellara (Switzerland / RadioShack) 24:45:32"
2. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) +7"
3. Sylvain Chavanel (France / Omega Pharma - Quick-Step)
4. Tejay Van Garderen (U.S. / BMC Racing) +10"
5. Edvald Boasson Hagen (Norway / Team Sky) +11"
6. Denis Menchov (Russia / Katusha) +13"
7. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +17"
8. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +18"
9. Ryder Hesjedal (Canada / Garmin)
10. Andreas Kloeden (Germany / RadioShack) +19"


Via: Kemenangan Kedua Andre Greipel

Audisi Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Diikuti 1.000 Peserta


Kudus - PB Djarum kembali menggelar Audisi Beasiswa Bukutangkis untuk menjaring bakat-bakat muda di tanah air. Untuk penyelenggaraan tahun 2012 ini, tercatat ada lebih dari 1.000 peserta berpartisipasi.

Bertempat di GOR PB Djarum di Kota Kudus, Audisi Beasiswa Bukutangkis mulai digelar mulai Kamis (6/7/2012) hingga Minggu (8/7/2012) mendatang. Sebanyak lebih dari 1.000 peserta dengan usia mulai dari 10-15 tahun berpartisipasi dalam penyelenggaraan tahun ini.

"Audisi Umum PB Djarum tahun ini luar biasa. Sudah lebih dari 1.000 atlet mendaftarkan diri, berdasarkan data tanggal 3 Juli 2012. Setiap tahun peserta Audisi Umum selalu menunjukkan tren meningkat," ungkap Yoppy Rosimin, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, dalam rilis yang diterima detikSport.

Ribuan anak-anak hingga remaja yang datang tersebut tak cuma berasal dari Pulau Jawa, beberapa di antaranya datang jauh dari Sumatera, Kalimantan, Bali dan Sulawesi.

Audisi akan dilakukan dalam empat tahapan. Nantinya mereka yang berhasil lolos masuk menjadi skuad PB Djarum akan menjadi penghuni asrama Atlet PB Djarum.

"Kami mencari atlet dengan kualitas terbaik, bukan kuantitasnya. Atlet yang tangguh, pantang menyerah, memiliki daya juang tinggi dan bermental juara adalah kriteria atlet yang kami cari. Oleh karena itu, proses seleksi ini akan berlangsung dengan ketat," ujar Fung Permadi, Manager Tim PB Djarum.

PB Djarum selama ini memang rutin mengirim atlet-atletnya ke berbagai kejuaraan, mulai dari tingkat regional, nasional hingga internasional. "Hal ini merupakan program yang kami persiapkan untuk tetap mengharumkan nama Indonesia di ajang Dunia," lanjut Yoppy Rosimin.

Selain seleksi pemain, acara audisi di Kompleks GOR PB Djarum juga dimeriahkan dengan berbagai stand
Via: Audisi Beasiswa Bulutangkis PB Djarum Diikuti 1.000 Peserta

McLaren Yakin Sukses di Silverstone


Milton Keynes - Seri kesembilan F1 musim ini akan dihelat di Sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan ini. Kubu McLaren menyebut bahwa mereka punya kans cukup bagus di sirkuit itu.

Terakhir kali pebalap McLaren leluar sebagai juara adalah ketika balapan GP Kanada beberapa pekan silam. Ketika itu, Lewis Hamilton sukses keluar sebagai juara dengan mengungguli Romain Grosjean dan Sergio Perez.

Sedangkan balapan terakhir, pada GP Eropa di sirkuit jalanan Valencia, dimenangi oleh Fernando Alonso.

McLaren bertekad untuk memenangi balapan akhir pekan ini, Minggu (8/7/2012), di Silverstone. Namun, Direktur Sport McLaren, Sam Michael, menyebut bahwa usaha mereka tak akan mudah.

Ia menyebut bahwa Red Bull bakal tetap menjadi lawan sulit, meski McLaren dinilainya cocok dengan karakter sirkuit.

"Secara tradisi, kami memang tidak bagus di Valencia. Tapi, jika Anda melihat Silverstone akhir pekan ini, itu jelas lebih cocok dengan kekuatan mobil McLaren," ujar Michael di Autosport.

"Biar bagaimanapun, mereka
Via: McLaren Yakin Sukses di Silverstone

Indonesia Kalah di Laga Perdana


PEKANBARU, KOMPAS.com - Indonesia kalah 0-1 dari Australia, pada pertandingan kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E, di Stadion Utama Riau, Kamis (5/7/2012).

Gol tunggal Australia itu tercipta melalui sundulan dari tengah kotak penalti, menjelang turun minum. Gol bermula dari sebuah tendangan sudut.

Timnas Garuda Muda yang didukung puluhan ribu suporter langsung menggebrak sejak menit awal. Pada menit ketiga Andik Vermansyah mengancam gawang lawan, tetapi tembakannya melenceng dari sasaran.

Namun, Australia tidak tinggal diam. Selain memperbaiki koordinasi lini pertahanan, mereka juga bisa menciptakan peluang. Salah satunya adalah tembakan Giancarlo Gallifuoco, yang meleset dari sasaran.

Pada menit ke-18, wasit memberikan waktu istirahat selama satu menit. Setelahnya, Tim Garuda Muda kembali mengambil inisiatif menyerang. Gempuran demi gempuran dilakukan. Peluang terbaik didapat pada menit 25. Hanya saja tendangan bebas Andik Vermansyah masih bisa ditepis oleh Nicholas Munro. Begitu juga dengan tendangan Agung Supriyanto pada menit 33 yang melambung.

Setelah usaha Agung, Australia mencoba keluar dari tekanan. Perlahan-lahan, mereka mengambil kendali permainan dan memasuki menit ke-40 menciptakan sejumlah peluang yang salah satunya membuahkan gol.

Pada babak kedua, Indonesia cukup konsisten mengalirkan tekanan. Sejumlah peluang tercipta, namun Nicholas Munro mampu menggagalkan peluang-peluang emas Indonesia.

Salah satunya adalah sebuah aksi Andik Vermansyah pada menit ke-70. Ia menggulirkan bola melewati pemain belakang Australia dan berusaha mengejarnya. Namun, Monroe berhasil lebih dulu menguasai bola.

Peluang lain datang dari Syaiful Indra Cahya. Bola hasil tendangannya mengarah ke sudut kanan bawah gawang. Namun, Monroe menepisnya.

Susunan pemain
Indonesia:
45-Aji Saka (kiper), 3-Dany Saputra, 4-Syaiful Indra Cahya, 5-Nurmufid, 9-Hendra Adi Bayauw, 10-Andik Vermansyah (kapten), 14-Rasyid, 18-Agung Supriyanto, 25-Agus Nova, 31-Syahroni, 47-Fandi Eko Utomo

Australia: 18-Nicholas Munro (kiper), 2-Joshua Brilliante, 3-Connor Edward Chapman, 5-Corey Edward Brown, 6-Reece Caira, 16-Giancarlo Gallifuoco, 11-Jesse David Makarounas, 8-Jake Barker-Daish, 42-Benjamin Garuccio, 14-Anthony Proia, 18-Nicholas Munro, 10-Terry Antonis (kapten)

Wasit: Tai Han (China)


Via: Indonesia Kalah di Laga Perdana

Indonesia Tertinggal 1 Gol dari Australia


PEKANBARU, KOMPAS.com - Indonesia tertinggal 0-1 dari Australia hingga turun minum pertandingan kualifikasi Piala Asia U-22 Grup E, di Stadion Utama Riau, Kamis (5/7/2012).

Gol tunggal Australia itu tercipta melalui sundulan dari tengah kotak penalti, menjelang turun minum. Gol bermula dari sebuah tendangan sudut.

Timnas Garuda Muda yang didukung puluhan ribu suporter langsung menggebrak sejak menit awal. Pada menit ketiga Andik Vermansyah mengancam gawang lawan, tetapi tembakannya melenceng dari sasaran.

Namun, Australia tidak tinggal diam. Selain memperbaiki koordinasi lini pertahanan, mereka juga bisa menciptakan peluang. Salah satunya adalah tembakan Giancarlo Gallifuoco, yang meleset dari sasaran.

Pada menit ke-18, wasit memberikan waktu istirahat selama satu menit. Setelahnya, Tim Garuda Muda kembali mengambil inisiatif menyerang. Gempuran demi gempuran dilakukan. Peluang terbaik didapat pada menit 25. Hanya saja tendangan bebas Andik Vermansyah masih bisa ditepis oleh Nicholas Munro. Begitu juga dengan tendangan Agung Supriyanto pada menit 33 yang melambung.

Setelah usaha Agung, Australia mencoba keluar dari tekanan. Perlahan-lahan, mereka mengambil kendali permainan dan memasuki menit ke-40 menciptakan sejumlah peluang yang salah satunya membuahkan gol.

Susunan pemain
Indonesia: 45-Aji Saka (kiper), 3-Dany Saputra, 4-Syaiful Indra Cahya, 5-Nurmufid, 9-Hendra Adi Bayauw, 10-Andik Vermansyah (kapten), 14-Rasyid, 18-Agung Supriyanto, 25-Agus Nova, 31-Syahroni, 47-Fandi Eko Utomo

Australia: 18-Nicholas Munro (kiper), 2-Joshua Brilliante, 3-Connor Edward Chapman, 5-Corey Edward Brown, 6-Reece Caira, 16-Giancarlo Gallifuoco, 11-Jesse David Makarounas, 8-Jake Barker-Daish, 42-Benjamin Garuccio, 14-Anthony Proia, 18-Nicholas Munro, 10-Terry Antonis (kapten)

Wasit: Tai Han (China)


Via: Indonesia Tertinggal 1 Gol dari Australia

Dibidik Madrid, Silva Pilih Bungkam


ARGUINEGIN, KOMPAS.com - David Silva bahagia dengan trofi jawara Piala Eropa 2012-nya bersama Spanyol. Namun, ia tak mau ambil peduli mendengar kabar Real Madrid menginginkan servisnya.

Silva adalah pembuka kemenangan "La Furia Roja" atas Italia 4-0 di final Euro 2012, Minggu (1/7/2012).

Gelandang Manchester City itu terbukti menjadi bagian sentral skuad besutan Vicente Del Bosque dengan tampil sebagai pemain inti dalam enam laga di Ukraina dan Polandia.

"Ketika Anda bermain sesering mungkin, itu membuktikan seberapa penting peran Anda bagi tim," tandas Silva kepada media Spanyol, Canarias Radio La Autonomica.

Satu setengah bulan yang melelahkan telah berganti dengan kegembiraan dengan trofi kampiun Eropa.

"Ini adalah impian bagi seorang pesepak bola," lanjutnya.

Autonomica coba mengonfirmasi rumor Madrid yang ingin membeli servisnya dari City.

"Ah, aku tak mau memikirkannya. Buatku, masa liburan baru saja dimulai. Aku tak mau berpikir apa-apa selain berlibur," tegasnya.

Silva (26) akan menjalani masa liburannya di Arguinegin, kampung halamannya di Spanyol.


Via: Dibidik Madrid, Silva Pilih Bungkam

Karya Glazer di MU: Timbunan Utang Rp 6 T


MANCHESTER, KOMPAS.com - Ada "sesuatu" di balik rencana penjualan saham perdana (IPO) Manchester United di Bursa Saham New York alias Wall Street. "Sesuatu" di balik "gunung" utang lebih dari Rp 6 triliun yang dibukukan pemilik MU, Keluarga Glazer.

Musim lalu adalah malapetaka bagi MU. Puasa trofi dengan cara yang menyedihkan. Terdepak di penyisihan grup Liga Champions, disikat Athletic Bilbao di Liga Europa, dilibas Liverpool di Piala FA, belum lagi dipermalukan Manchester City di Premier League.

Namun, penderitaan MU belum lengkap jika melihat timbunan utang yang dicatatkan Keluarga Glazer sejak mengambil alih kendali klub pada 2005.

Saat itu, kondisi finansial "The Red Devils" luar biasa sehat. Tanpa utang dengan nama besar yang cukup menjamin datangnya para sponsor besar dengan puluhan juta pounds di tangan.

Manajemen MU sanggup memperbesar kapasitas Old Trafford menjadi 76.000 kursi dengan bermodalkan dana dari kocek sendiri.

Kemudian, Keluarga Glazer datang dengan pinangan senilai 525 juta pounds atau sekitar Rp 7,8 triliun. Uang sendiri? Tidak. Dana itu hasil pinjaman.

Tujuh tahun setelah akuisisi, dampak dari datangnya Keluarga Glazer masih berupa timbunan utang yang masih mencapai 423 juta pounds atau sekitar Rp 6,3 triliun.

Namun, apa yang dilakukan owner franchise klub sepak bola Amerika Tampa Bay Buccaneers itu terhadap MU masih saja disebut Pelatih Sir Alex Ferguson sebagai "pemilik yang sempurna". Demikian dikutip dari Guardian.

Sementara, Direktur Utama MU David Gill berkeras utang dan segala bunga itu tak berpengaruh kepada kebesaran klub dan tak mengganggu kemampuannya untuk memberi suntikan investasi bagi daftar belanja Fergie.

Namun, angin surga Gill pupus musim lalu dengan segala karut-marut prestasi MU. Bahkan, sampai Paul Scholes (37) yang sudah memutuskan pensiun, dipanggil "turun gunung". Pasti ada sesuatu yang tak beres.

Kini, rencana manajemen MU adalah go-public di Bursa Saham Singapura. Namun, tertunda karena fluktuasi dan volatilitas nilai saham di sana.

Berikutnya, Wall Street jadi target investasi selanjutnya. Dana segar 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1 triliun diincar. Semuanya dilakukan untuk menutup timbunan utang lebih dari Rp 6 triliun karya Keluarga Glazer.


Via: Karya Glazer di MU: Timbunan Utang Rp 6 T

Wednesday, July 4, 2012

"Gaya Main Spanyol Bukan dari Barcelona"


KOMPAS.com Mantan pelatih tim nasional Spanyol, Luis Aragones, membantah anggapan bahwa Barcelona sebagai awal mula kesuksesan "La Furia Roja". Di mata Aragones, gaya bermain Spanyol tidak datang dari Barcelona.

"Gaya bermain yang dimiliki Spanyol bukan dari Barcelona. Kehebatan Spanyol karena para pemainnya. Empat tahun lalu, hanya ada tiga pemain Barcelona di Spanyol. Tetapi, kami bisa juara dan bermain bagus," ucapnya.

Saat menjuarai Piala Eropa 2008, Aragones adalah pelatih Spanyol. Namun, setelah itu, Aragones digantikan oleh Vicente del Bosque yang sukses meneruskan dominasi Spanyol dengan menjadi juara Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.

Tiga gelar besar beruntun yang diraih sempat mencuatkan Spanyol sebagai tim terbaik sepanjang masa. Namun, Aragones kembali menolak hal tersebut. Banyak faktor untuk menentukan sebuah tim layak disebut sebagai yang terbaik.

"Sulit untuk mengatakan Spanyol tim paling hebat sepanjang masa. Menurut saya, Spanyol hanya salah satu yang terbaik. Banyak alasan menyebut Spanyol terbaik, salah satunya adalah cara mereka bermain," ujarnya.

"Para pemain Spanyol sekarang memiliki kemampuan luar biasa dalam mengumpan. Spanyol bermain sebagai satu kesatuan. Spanyol berbeda dengan tim Brasil beberapa dekade lalu. Kala itu, Brasil bisa dikatakan hebat karena memiliki banyak pemain dengan teknik luar biasa," pungkasnya. (MARCA)


Via: "Gaya Main Spanyol Bukan dari Barcelona"

"Catenaccio" Telah Mati


SELAMA perhelatan Piala Eropa 2012, dan juga kompetisi sepak bola besar lainnya, selalu saja catenaccio disebut-sebut. Setiap ada tim yang bermain dengan fokus bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut sepak bola catenaccio.

Pada Piala Eropa 2012 lalu, Italia sebagai negara yang identik dengan catenaccio justru disebut mulai meninggalkan sepak bola bertahan itu. Bahkan, Inggris yang kemudian dituduh mengadopsi catenaccio.

Padahal, catenaccio murni sebenarnya sudah lama mati. Bahkan, tim-tim Italia yang dianggap gemar catenaccio sudah lama tak menggunakannya.

Catenaccio sebenarnya bukan dari Italia. Ide awalnya justru datang dari pelatih Austria, Karl Rappan. Dia memasang satu bek di belakang lini pertahanan, tepatnya di belakang dua bek tengah dan di depan kiper. Tugasnya menjamin keamanan. Jika lini belakang gagal menahan lawan, maka dia bisa menjadi penyapu terakhir sebelum kiper. Bek tambahan ini yang kemudian disebut sweeper atau penyapu. Rappan menyebut sistem ini dengan nama verrou atau gerendel.

Lalu, gaya sepak bola ini kemudian populer di Italia, setelah pelatih Nereo Rocco mengadopsinya. Dia memodifikasi sweeper dengan libero. Bedanya, jika sweeper khusus menunggu lawan lepas atau menjadi defender terakhir. Libero juga demikian, tapi dia diberi kebebasan bergerak. Dengan tugas utama membantu pertahanan, tapi dia juga diberi tugas menjadi playmaker kedua.

Sistem ini kemudian diperhalus oleh pelatih asal Argentina, Helenio Herrera, saat menangani Inter Milan pada era 1960-an. Rocco sukses bersama Milan degan juara Piala Champions (sekarang Liga Champions) musim 1962-63. Sedangkan Herrera sukses bersama Inter dengan menjuarai Piala Champions musim 1963-64 dan 1964-65.

Salah satu kunci dan ciri khas catenaccio adalah penggunaan man marking. Pemain lawan akan ditempel ketat dan sedekat mungkin. Tugas penempelan pemain lawan ini biasanya dilakukan bek tengah, bek sayap, dan gelandang bertahan.

Berbagai variasi catenaccio memang muncul. Tetapi, filosofinya, permainan defensif ini untuk mempertahankan keunggulan atau menghindari kemasukan gol. Juventus dengan bintangnya John Charles pernah memakai catenaccio juga. Setelah menjadi striker utama, tiba-tiba Charles turun menjadi bek tengah.

Lalu, memasuki era 1970-an, muncul Ajax Amsterdam yang begitu superior dengan permainan menyerangnya. Di bawah pelatih Rinus Michels, Ajax juara Piala Champions 1970-71, mengalahkan Panathinaikos 2-0. Saat itu, Ajax mengusung sepak bola total (total football) yang antitesis terhadap permainan bertahan. Ajax bermain sangat menyerang dan bahkan serangan tak hanya diandalkan pada lini depan, tetapi juga bisa lini tengah, bahkan defender. Sehingga, sepak bola man marking gaya catenaccio akan kesulitan membuat skala prioritas siapa saja yang harus ditempel ketat karena semua pemain bisa menyerang dalam total football.

Setahun kemudian, musim 1971-72, Ajax tak hanya mempertahankan Piala Champions. Tetapi, mereka juga menaklukkan catenaccio. Ajax yang bermain menyerang, menghajar Inter Milan 2-0 di final. Dua gol dicetak Johan Cruyff yang menjadi master permainan menyerang Ajax. Semusim kemudian, giliran Juventus yang dikalahkan Ajax di final Piala Champions. Di babak sebelumnya, AC Milan yang bermain bertahan dibantai Ajax 6-0.

Sepak bola menyerang total telah lahir dan juga mengandalkan zonal marking. Sejak saat itu, catenaccio murni yang bertahan dan mengandalkan man marking dianggap sekarat, kemudian mati perlahan. Kalaupun ada tim yang bermain bertahan, bukan berarti menerapkan catenaccio.

Catenaccio murni sudah kehilangan konteksnya di sepak bola modern. Apalagi setelah peraturan offside muncul dan lebih longgar bagi tim penyerang, maka catenaccio murni sudah tak cocok lagi, bahkan terasa riskan.

Memang, permainan bertahan tak mati. Bedanya, pemain gerendel (sweeper atau libero) tak digunakan lagi karena terbukti ketinggalan zaman. Lalu, muncullah zona mista. Sistem ini menggabungkan zonal marking dengan catenaccio yang mengandalkan man marking.

Di sistem zona mista, taktik bertahan adalah zonal marking. Namun, libero tetap dipertahankan untuk menempel (man marking) pemain paling berbahaya. Tim-tim Italia kemudian banyak yang menggunakan sistem ini dan mereka sukses di tingkat klub maupun timnas (juara Piala Dunia 1982). Enzo Bearzot merupakan tokoh sistem ini. Dan, sistem ini kemudian juga dikenal dengan Italian defense atau pertahanan gaya Italia.

Lalu, Arrigo Sacchi menjadi pelatih AC Milan (1987-1991). Dia memperkenalkan sepak bola indah dan menyerang dengan mengandalkan trio Belanda (Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten). Perlahan-lahan, tim sepak bola Italia meninggalkan catenaccio secara total.

Meski begitu, kata catenaccio masih sering dipakai dalam dunia sepak bola. Setiap tim yang bertahan dan mengandalkan serangan balik selalu disebut catenaccio. Padahal, hampir sudah tak ada tim yang menggunakan sweeper atau bahkan libero. Kalaupun ada, bukan berarti sistem permainannya catenaccio.

Tim yang kalah kualitas biasanya memang akan menerapkan permainan bertahan dan menerapkan serangan balik. Itu sudah wajar. Tetapi, kini masih sering terdengar latah soal catenaccio. Setiap tim yang bermain bertahan selalu dinilai menerapkan catenaccio. Padahal, bertahan tidak harus catenaccio. Sebab, bertahan itu adalah iktikad, rencana, dan strategi, bukan sistem. Dengan sistem apa pun, tim bisa bermain bertahan jika memang niatnya bertahan.

Memang, roh catenaccio terkadang merasuki tim-tim yang bermain bertahan. Seperti kala Jose Mourinho menyuruh Pepe menempel ketat Lionel Messi kala Real Madrid melawan Barcelona. Namun, Madrid sebenarnya tak sedang menerapkan catenaccio. Sebab, catenaccio murni sebenarnya sudah mati.


Via: "Catenaccio" Telah Mati

Catenaccio Telah Mati


SELAMA perhelatan Piala Eropa 2012, dan juga kompetisi sepak bola besar lainnya, selalu saja Catenaccio disebut-sebut. Setiap ada tim yang bermain dengan fokus bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut sepak bola Catenaccio.

Pada Piala Eropa 2012 lalu, Italia sebagai negara yang identik dengan Catenaccio, justru disebut mulai meninggalkan sepak bola bertahan itu. Bahkan, Inggris yang kemudian dituduh mengadopsi Catenaccio.

Padahal, Catenaccio murni sebenarnya sudah lama mati. Bahkan, tim-tim Italia yang dianggap gemar Catenaccio sudah lama tak menggunakannya.

Catenaccio sebenarnya bukan dari Italia. Ide awalnya justru datang dari pelatih Austria, Karl Rappan. Dia memasang satu bek di belakang lini pertahanan, tepatnya di belakang dua bek tengah dan di depan kiper. Tugasnya menjamin keamanan. Jika lini belakang gagal menahan lawan, maka dia bisa menjadi penyapu terakhir sebelum kiper. Bek tambahan ini yang kemudian disebut sweeper atau penyapu. Rappan menyebut sistem ini dengan nama Verrou atau gerendel.

Lalu, gaya sepak bola ini kemudian populer di Italia, setelah pelatih Nereo Rocco mengadopsinya. Dia memodifikasi sweeper dengan libero. Bedanya, jika sweeper khusus menunggu lawan lepas atau menjadi defender terakhir. Libero juga demikian, tapi dia diberi kebebasan bergerak. Dengan tugas utama membantu pertahanan, tapi dia juga diberi tugas menjadi playmaker kedua.

Sistem ini kemudian diperhalus oleh pelatih asal Argentina, Helenio Herrera saat menangani Inter Milan pada era 1960-an. Rocco sukses bersama Milan degan juara Piala Champions (sekarang Liga Champions) musim 1962-63. Sedangkan Herrera sukses bersama Inter dengan menjuarai Piala Champions musim 1963-64 dan 1964-65.

Salah satu kunci dan ciri khas Catenaccio adalah penggunaan man marking. Pemain lawan akan ditempel ketat dan sedekat mungkin. Tugas penempelan pemain lawan ini biasanya dilakukan bek tengah, bek sayap, dan gelandang bertahan.

Berbagai variasi Catenaccio memang muncul. Tapi, filosofinya, permainan defensif ini untuk mempertahankan keunggulan atau menghindari kemasukan gol. Juventus dengan bintangnya John Charles pernah memakai Catenaccio juga. Setelah menjadi striker utama, tiba-tiba Charles turun menjadi bek tengah.

Lalu, memasuki era 1970-an, muncul Ajax Amsterdam yang begitu superior dengan permainan menyerangnya. Di bawah pelatih Rinus Michels, Ajax juara Piala Champions 1970-71, mengalahkan
Panathinaikos 2-0. Saat itu, Ajax mengusung sepak bola total (total football) yang antitesa terhadap permainan bertahan. Ajax bermain sangat menyerang dan bahkan serangan tak hanya diandalkan kepada lini depan, tapi juga bisa lini tengah, bahkan defender. Sehingga, sepak bola man marking gaya Catenaccio akan kesulitan membuat skala prioritas siapa saja yang harus ditempel ketat, kerena semua pemain bisa menyerang dalam total football.

Setahun kemudian, musim 1971-72, Ajax tak hanya mempertahankan Piala Champions. Tapi, mereka juga menaklukkan Catenaccio. Ajax yang bermain menyerang, menghajar Inter Milan 2-0 di final. Dua gol dicetak Johan Cruyff yang menjadi master permainan menyerang Ajax. Semusim kemudian, giliran Juventus yang dikalahkan Ajax di final Piala Champions. Di babak sebelumnya, AC Milan yang bermain bertahan dibantai Ajax 6-0.

Sepak bola menyerang total telah lahir dan juga mengandalkan zonal marking. Sejak saat itu, Catenaccio murni yang bertahan dan mengandalkan man marking dianggap sekarat, kemudian mati perlahan. Kalaupun ada tim yang bermain bertahan, bukan berarti menerapkan Catenaccio.

Catenaccio murni sudah kehilangan konteksnya di sepak bola modern. Apalagi setelah peraturan offside muncul dan lebih longgar bagi tim penyernang, maka Catenaccio murni sudah tak cocok lagi, bahkan terasa riskan.

Memang, permainan bertahan tak mati. Bedanya, pemain gerendel (sweeper atau libero) tak lagi digunakan lagi, karena terbukti ketinggalan zaman. Lalu, muncullah Zona Mista. Sistem ini menggabungkan zonal marking dengan Catenaccio yang mengandalkan man marking.

Di sistem Zona Mista, taktik bertahan adalah zonal marking. Namun, libero tetap dipertahankan untuk menempel (man marking) pemain paling berbahaya. Tim-tim Italia kemudian banyak yang menggunakan sistem ini dan mereka sukses di tingkat klub maupun timnas (juara Piala Dunia 1982). Enzo Bearzot merupakan tokoh sistem ini. Dan, sistem ini kemudian juga dikenal dengan Italian Defense atau Pertahanan Gaya Italia.

Lalu, Arrigo Sacchi menjadi pelatih AC Milan (1987-1991). Dia memperkenalkan sepak bola indah dan menyerang dengan mengandalkan trio Belanda (Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten). Perlahan-lahan, tim sepak bola Italia meninggalkan Catenaccio secara total.

Meski begitu, kata Catenaccio masih sering dipakai dalam dunia sepak bola. Setiap tim yang bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut Catenaccio. Padahal, hampir sudah tak ada tim yang menggunakan sweeper atau bahkan libero. Kalaupun ada, bukan berarti sistem permainannya Catenaccio.

Tim yang kalah kualitas, biasanya memang akan menerapkan permainan bertahan dan menerapkan serangan balik. Itu sudah wajar. Tapi, kini masih sering terdengar latah soal Catenaccio. Setiap tim yang bermain bertahan, selalu dinilai menerapkan Catenaccio. Padahal, bertahan tidak harus Catenaccio. Sebab, bertahan itu adalah itikad, rencana, dan strategi, bukan sistem. Dengan sistem apa pun, tim bisa bermain bertahan jika memang niatnya bertahan.

Memang, roh Catenaccio terkadang merasuki tim-tim yang bermain bertahan. Seperti kala Jose Mourinho menyuruh Pepe menempel ketat Lionel Messi kala Real Madrid melawan Barcelona. Namun, Madrid sebenarnya tak sedang menerapkan Catenaccio. Sebab, Catenaccio murni sebenarnya sudah mati.


Via: Catenaccio Telah Mati

Inggris Naik Dua Tingkat


LONDON, KOMPAS.com - Inggris boleh terdepak dari perempat final Euro 2012. Namun, "The Three Lions" justru naik dua tingkat di rangking resmi FIFA.

Inggris kini berada di papan keempat peringkat FIFA. Sementara Italia, sang runner-up Euro 2012, melejit enam anak tangga menuju ke papan keenam.

Peringkat pertama tetap dimiliki sang kampiun Eropa dan jawara dunia, Spanyol.

Ironisnya, Brasil untuk kali pertama terlempar dari sepuluh besar. Kini, tuan rumah Piala Dunia 2014 itu harus puas berada di papan kesebelas.

Peringkat FIFA diperbarui setiap bulan dengan mengakumulasikan hasil pertandingan, tingkat pentingnya laga, dan kekuatan lawannya.


Via: Inggris Naik Dua Tingkat

Incar Rp 1 T, MU Rambah Bursa AS


NEW YORK, KOMPAS.com - Manchester United merambah pasar saham Amerika Serikat. "Setan Merah" mengincar injeksi dana segar hingga 100 juta dollar AS (sekitar Rp 1 triliun).

Dari dokumen yang dikirimkan kepada Komisi Pertukaran Nilai Mata Uang dan Sekuritas AS (SEC), klub raksasa Inggris itu menjual sahamnya (listing) di Bursa Saham New York.

Yang pasti, penghuni Old Trafford itu dikuasai Keluarga Glazer --warga AS pemilik franchise klub sepak bola AS Tampa Bay Buccaneers-- sejak 2005.

Beberapa tahun terakhir beban hutang MU makin berat meski memiliki jumlah fans global sangat besar karena gencarnya usaha pemasaran dan promosi yang dilakukan.

"Kami bermaksud menggunakan dana yang didapat dari penawaran saham itu untuk mengurangi hutang-hutang kami," papar prospektus manajemen MU untuk SEC.

Sebelumnya, MU tengah menggodok kemungkinan eksplorasi dana hingga 1 miliar dollar AS di Bursa Saham Singapura. Proses itu terhenti karena volatilitas dan fluktuasi nilai saham dinilai tidak memungkinkan untuk listing tersebut.

Beberapa perusahaan kondang yang sudah lama menjual sahamnya (go public) menghentikan kegiatannya karena berkurangnya minat investor akibat krisis ekonomi Eropa. Itu masih ditambah kekhawatiran kondisi finansial dan ekonomi Asia yang ikut melambat.


Via: Incar Rp 1 T, MU Rambah Bursa AS

Tuesday, July 3, 2012

Balotelli Ragu Bakal Jadi Ayah


ROMA, KOMPAS.com - Mario Balotelli sepertinya belum percaya bakal menjadi seorang ayah. Penyerang Manchester City itu ingin melakukan tes DNA untuk membuktikan bahwa anak yang dikandung oleh mantan pacarnya, Raffaella Fico, adalah darah dagingnya.

Publik Italia dibuat gempar dengan pengakuan Fico beberapa waktu lalu. Fico yang merupakan seorang model tersebut mengungkapkan tengah hamil empat bulan, hasil dari hubungan percintaannya dengan Balotelli.

Balotelli mengaku akan bertanggung jawab. Namun, ia ingin melakukan tes DNA untuk membuktikan dirinya benar ayah dari janin yang dikandung Fico.

"Meskipun tidak suka berbicara mengenai kehidupan pribadi, aku merasa berkewajiban untuk menjelaskan hubunganku dengan Raffaella Fico. Hubungan kami berakhir pada awal April dan sejak itu kami belum pernah bertemu, atau mengetahui kabar satu sama lain," jelas Balotelli.

"Aku tidak ada hubungan lagi dengan Raffaella. Begitu juga dengan dia. Raffaella tahu betul bahwa sejak kami berpisah, aku tidak berniat untuk kembali kepadanya. Namun, aku tidak pernah membicarakan apa yang telah terjadi dengan kami, sekalipun ada hal yang tidak benar tertulis mengenai kami," tambahnya.

"Beberapa hari lalu, aku mendengar dari orang lain bahwa dia hamil. Terkait hal itu, aku menghubungi dia. Dia mengonfirmasikan bahwa dirinya benar hamil. Aku sangat kecewa. Aku tidak berpikir hal ini normal karena aku mengetahui segalanya setelah empat bulan (usia kandungan Fico)."

"Aku tidak mengerti mengapa dia tidak menghubungiku segera untuk mengatakan sesuatu yang cukup penting. Aku akan bertanggung jawab jika terbukti itu anakku," bebernya.

Balotelli malah menuding Fico hanya mencari sensasi. "Aku melihat dia berusaha menghasilkan uang dari cerita ini dengan menjual foto dan wawancara. Aku pikir, Fico sudah cukup terkenal sehingga tidak harus mengambil keuntungan dari cerita ini untuk tujuan publisitas," tegasnya. (GL)


Via: Balotelli Ragu Bakal Jadi Ayah

Sejam, Tiket Barcelona Vs MU Ludes Terjual


GOTHENBURG, KOMPAS.com - Pertandingan persahabatan antara Barcelona lawan Manchester United (MU) di Stadion Ullevi, Gothenburg, Swedia, mendapat minat luar biasa. Diberitakan di situs resmi barcelona, tiket pertandingan pada 8 Agustus 2012 itu habis terjual dalam sejam, Selasa (3/7/2012) pagi waktu setempat.

Salah satu fans, Gabriele De Ara, termasuk yang beruntung. Bersama saudara dan temannya, Daniel Krostofferson, Gabriele mendapatkan tiket setelah mengantre selama 17 jam. Harga per lembar tiket yang dibeli Gabriele sebesar 700 krona (sekitar Rp 1 juta).

"Harga tiket sebanding dengan apa yang kami dapat. Kami akan menonton dua tim hebat yang tampil di final Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir," ucap Gabriele.

Lain Gabreile, lain pula Anna. Ia telah menunggu lama mencoba membeli tiket secara online. Hasilnya ternyata nihil. Anna tidak mendapatkan tiket untuk pertandingan tersebut.

"Aku merasa takjub tidak mendapat satu tiket pun setelah mengantre beberapa jam sebelum tiket dirilis. Aku tidak tahu ke mana kurang lebih 50 ribu tiket menghilang dengan cepat. Ini sangat tidak masuk akal," keluh Anna kepada Gothenburg Daily.

Mengetahui minat yang begitu besar, pihak sponsor sepertinya akan mengeluarkan tiket tambahan sekitar 8 ribu lembar. Namun, konsekuensinya, para calon pembeli harus siap menonton pertandingan Barcelona versus MU dengan berdiri dan pandangannya terbatas. Sebab, kapasitas Stadion Ullevi hanya untuk 40 ribu penonton.


Via: Sejam, Tiket Barcelona Vs MU Ludes Terjual

Moratti Pasrah Jika Lucio Berkhianat ke Juve


MILAN, KOMPAS.com - Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, pasrah bila Lucio hijrah ke Juventus musim depan. Apalagi, pemain asal Brasil itu terindikasi makin dekat bergabung dengan "I Bianconeri"

Kontrak Lucio di Giuseppe Meazza baru saja diputus beberapa waktu lalu. Kubu "La Beneamata" memperkirakan pemain asal Brasil itu memilih untuk mencari klub di luar Italia.

Akan tetapi, dalam beberapa hari terakhir, Lucio dikabarkan merapat ke peraih scudetto 2011-12, Juventus. Bahkan, pada Rabu (4/7/2012) ini, mantan pemain Bayer Leverkusen dan Bayern Muenchen itu disinyalir akan menjalani tes medis bersama "I Bianconeri".

"Lucio? Sayangnya, hal ini bisa saja terjadi jika ada pemutusan kontrak. Seorang pemain bisa saja pergi kemana pun yang ia mau," tutur Moratti kepada Sky Sport Italia.

Media-media Italia sudah ramai membicarakan kesepakatan Lucio dengan Juventus. Kabarnya, Juventus akan memberikan kontrak selama dua musim kepada Lucio dan dengan pendapatan sebesar 2,3 juta euro (sekitar Rp 27 miliar) tiap musimnya.


Via: Moratti Pasrah Jika Lucio Berkhianat ke Juve

Arema Siap Taklukkan "Laskar Ken Arok"


MALANG,KOMPAS.com - Laga Indonesia Premier League (IPL) antara Arema Indonesia melawan Persema Malang, akan digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Rabu (4/7/2012).

Arema Indonesia menargetkan poin penuh. Misi itu akan mereka jalani tanpa dukungan Irfan Raditya (cedera) dan kiper Aji Saka (membela timnas U-22)

"Kemenangan itu diharapkan bisa menjadi modal penting bagi Arema untuk bisa meraih target posisi runner up di klasemen kompetisi IPL," jelas Manajer Arema IPL, Brillyanes Sanawiri, Selasa (3/7/2012).

"Untuk Irfan, ia positif absen sampai akhir musim. Tetapi pelatih tentu saja sudah menyiapkan pemain pengganti. Kita tetap optimis Arema menang," katanya.

Sementara itu, Persema akan tampil di tengah masalah tertundanya gaji pemain selama tiga bulan. Meski begitu, Asisten Manajer Persema Malang, Patrick Tarigan, mengaku yakin timnya akan berusaha memberikan yang terbaik.

"Masalah pemain yang belum gajian memang akan berpengaruh. Namun, itu bisa jadi motivasi pemain untuk tetap berusaha semaksimal mungkin meraih hasil yang terbaik. Selama ini Arema yang berkuasa di Malang karena sering menang saat melawan Persema. Untuk itu pemain akan berusaha supaya bisa menang besok. Pemain akan membuktikan pada Ngalamania (suporter fanatik Persema), bahwa bisa mengalahkan Arema," tutur Patrick.


Via: Arema Siap Taklukkan "Laskar Ken Arok"

Aji: Saya Tahu Kekuatan Australia


JAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia U-22, Aji Santoso, mengaku mengetahui kualitas skuad Australia yang akan tampil di babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 di Pekanbaru, pada 5 hingga 15 Juli.

Dalam turnamen itu, "The Socceroos" menurunkan pemain muda yang sebagian besar berkompetisi di Liga Utama Australia. Dua di antara 23 pemain Australia itu bermain di Premier League, yaitu Giancarlo Gallifuoco (Tottenham Hotspur) dan Aaron Lennox (Queens Park Rangers).

"Saya sudah siapkan strategi dan sudah tahu gambaran kekuatan mereka (Australia). Skuad mereka cukup kuat, karena diperkuat dua pemain yang bermain di Premier League, dan materi pemain-pemainnya bermain di kompetisi tertinggi di Australia," ungkap Aji saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Selasa (3/7/2012).

Meski demikian, Aji mengaku yakin anak asuhnya tetap akan berjuang dalam laga yang akan diselenggarakan di Stadion Utama Riau, pada Kamis (5/7/2012). Andik Vermansyah dan kawan-kawan, kata dia, akan tetap tampil maksimal dalam laga tersebut.

"Siapa pun lawannya, kita akan lawan dengan fighting spirit yang besar. Kita akan tetap berjuang mendapatkan hasil yang terbaik dengan keterbatasan ini," harap Aji.

Babak kualifikasi Piala Asia U-22 secara keseluruhan akan diikuti 41 negara yang dibagi ke dalam tujuh grup di Zona Timur dan Zona Barat. Indonesia dan Australia berada di Grup E bersama dengan Jepang, Singapura, Makau, dan Timor Leste.


Via: Aji: Saya Tahu Kekuatan Australia

September, Vitali Klitschko Naik Ring Lagi


Kiev - Vitali Klitschko akan kembali bertanding pada bulan September mendatang. Juara dunia tinju kelas berat versi WBC itu akan ditantang oleh petinju Jerman, Manuel Charr.

Duel Klitschko versus Charr akan dihelat di Olympic Indoor Arena, Moskow, 8 September mendatang. Ini adalah pertarungan kesembilan Klitschko mempertahankan gelarnya sejak merebutnya lagi dari tangan Samuel Peter pada Oktober 2008.

"Charr masih muda, lapar, dan tak terkalahkan," ucap Klitschko di AFP.

"Dia tak takut dengan siapa pun, selalu bergerak maju. Saya tahu bahwa dia akan sangat termotivasi melawan saya dan itulah kenapa saya pastinya tak akan membuat kesalahan dengan meremehkannya," tambah petinju Ukraina yang memegang rekor menang-kalah 44-2
Via: September, Vitali Klitschko Naik Ring Lagi

Persebaya Naik ke Posisi Kedua


SURABAYA, KOMPAS.com - Fernando Soler (34), ujung tombak Persebaya Surabaya asal Buenos Aires, Argentina, menjadi pahlawan tim Bajul Ijo setelah menciptakan gol melalui kepala tepat tujuh menit sebelum laga berakhir.

Gol itu tercipta melalui Soler pada menit ke-83. Dia memanfaatkan umpan dari Mario Karlovic yang mendapat tendangan bebas. Gol kemenangan bagi Persebaya atas tim tamu, Persiraja Banda Aceh.

Kemenangan 2-1 (1-0) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (2/7), itu mengangkat Persebaya naik ke posisi kedua klasemen sementara Liga Primer Indonesia (IPL).

Kini, tim Bajul Ijo mengantongi 35 poin dari 20 pertandingan. Persebaya menggeser posisi PSM Makassar untuk menempati peringkat ketiga karena unggul satu poin.

Tambahan tiga poin di kandang sendiri membuat Persebaya percaya diri melawan PSMS Medan pada 11 Juli mendatang.

Gol pertama Persebaya dicetak M Halil pada menit ke-36. Sementara gol semata wayang Persiraja Banda Aceh tercipta melalui Arief Kurniawan pada menit ke-53.

Pelatih Persiraja Herry Kiswanto mengakui, pemainnya kehilangan konsentrasi pada menit-menit terakhir sehingga Soler dapat menciptakan gol bagi kemenangan Persebaya.

Pemain kami tampil maksimal. Namun, dari beberapa peluang yang ada, hanya satu yang menghasilkan gol, ujar Herry.

Pada 15 menit babak pertama, Persebaya tampil cukup agresif sekalipun tidak ada peluang yang membahayakan gawang lawan. Tanpa kehadiran Andik Vermansyah yang tengah membela timnas U-22, hal itu memengaruhi serangan Persebaya yang seolah kehilangan ketajamannya.

Di pengujung babak pertama, gelandang Persiraja, Erik Saputra, hampir menyamakan kedudukan lewat tendangan datarnya yang tidak terjangkau kiper Persebaya, Endra Prasetya.

Namun, bola tersebut berhasil dihalau mantan pemain sayap nasional yang kini bermain untuk Persebaya, Erol Iba, yang berdiri di bawah mistar gawang.

Pelatih Persebaya Divaldo Alves mengaku puas dengan kemenangan tersebut meskipun beberapa pemain inti absen. Dia berharap, Persebaya dapat bertahan menjadi runner-up dengan meraih kemenangan di dua laga berikutnya. Mereka akan berhadapan dengan PSMS Medan di kandang dan Arema Malang dalam laga tandang.

Tanpa gaji

Pada waktu yang sama di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, tempat pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (ISL), tuan rumah Persib Bandung meraih kemenangan 3-2 (2-0) atas Persidafon Dafonsoro.

Pelatih Persidafon Ernest Pehelerang mengatakan, mereka menjalani pertandingan itu tanpa persiapan khusus atau program latihan tertentu. Mereka tampil ala kadarnya.

Kondisi itu terjadi karena pemain Persidafon tidak mendapat gaji sejak enam bulan lalu. Itu sebabnya, dia membiarkan para pemainnya tampil lepas dan apa adanya.

Kemenangan ini menempatkan Persib yang ditangani Robby Darwis tetap di peringkat kedelapan. Peluang untuk menjadi pemuncak klasemen mustahil karena terpaut 27 poin dari Sriwijaya FC di urutan pertama.

Persib menyisakan dua laga tandang, yaitu melawan Persiram Raja Ampat pada 5 Juli dan menghadapi Sriwijaya FC pada 11 Juli. (ILO/ELD/NIC)


Via: Persebaya Naik ke Posisi Kedua

Madrid Dipusingkan Angka untuk Modric


MADRID, KOMPAS.com - Real Madrid tampaknya sangat serius untuk mendatangkan gelandang Tottenham Hotspur, Luka Modric. Para akuntan "Los Blancos" sedang bekerja keras merumuskan angka-angka ideal untuk bisa membawa Modric dengan harga di bawah 35 juta euro.

Selain itu, Marca mencatat, Madrid juga masih mencari angka yang akan menjadi nomor punggung Modric jika tiba di Santiago Bernabeu. Pemain asal Kroasia itu memang akrab dengan nomor punggung 14 dan 10. Nomor punggung 14 dipakainya sejak bermain di Dynamo Zagreb dan kemudian "membawanya" serta ketika pindah ke White Hart Lane.

Kemudian nomor punggungnya berganti menjadi "10" beberapa tahun lalu ketika bermain untuk tim nasional Kroasia dalam sejumlah kejuaraan di Eropa.

Manajemen Madrid bingung mencarikan nomor yang tepat untuknya karena kostum bernomor 14 sudah menjadi milik Xabi Alonso dan nomor 10 dipakai oleh bintang dan ikon Bernabeu, Mesut Oezil. Oleh karena itu, kemungkinan besar pemain berusia 26 tahun itu akan bermain dengan nomor punggung baru jika jadi menandatangani kontrak dengan Madrid.

Madrid sebenarnya bisa memberikan kepada Modric kostum bernomor punggung 8 yang selama ini menjadi milik Kaka. Juara La Liga musim lalu itu memang ingin menjual Kaka, namun pemain asal Brasil itu masih ingin tinggal di Madrid. Sejumlah media di Spanyol menyarankan nomor 23 yang pernah dipakai David Beckham untuk Modric.


Via: Madrid Dipusingkan Angka untuk Modric

Monday, July 2, 2012

"Timnas Spanyol Bukan Sekadar Pesepak Bola Hebat"


KOMPAS.com - Tim nasional sepak bola merayakan kemenangan di jalanan Madrid, Senin (2/7/2012), usai mengalahkan Italia dengan skor 4-0 di laga final Piala Eropa 2012 di Kiev, sehari sebelumnya. Mereka disambut terlebih dulu di Istana Zarzuela oleh Raja Spanyol, Juan Carlos, lalu bergerak ke Plaza de Cibeles untuk menggelar pesta bersama masyarakat Spanyol.

Kiper timnas Spanyol, Iker Casillas, mengatakan bahwa dirinya sangat bangga bisa kembali memenangi gelar juara Eropa bersama timnya dan menyatakan bahwa kemenangan ini adalah persembahan untuk masyarakat Negeri Matador. Bagi Casillas pula, timnas ini bukan sekadar berisi para pesepak bola yang hebat.

"Saya sangat terhormat bisa menjadi kapten tim ini yang tak hanya terdiri dari para pemain sepak bola yang luar basa, namun juga pribadi-pribadi yang luar biasa. Senang berada di sini. (Kemenangan) ini untuk Anda dan untuk bisa Anda nikmati," ungkapnya seperti dilansir oleh Marca.

Masyarakat Madrid, dan sejumlah kota di sekitarnya, tumpah ruah di jalanan utama Spanyol, sekitar Calle Princesa dan Gran Via, untuk menyambut para pahlawan "La Furia Roja". Dengan atribut-atribut merah kuning, mereka sangat bergembira atas kemenangan tersebut.

Kiper cadangan timnas Spanyol, Pepe Reina mengucapkan terima kasih atas dukungan dari para suporter bertahun-tahun. Dukungan itu yang membuat sepak bola Spanyol bisa bangkit dan menikmati tiga gelar turnamen besar berturut-turut, yaitu Piala Eropa 2008, Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.

"Kami adalah tim legendaris," serunya.

Dia lalu melontarkan pujiannya kepada pelatih Vicente Del Bosque yang juga menjadi legenda karena berhasil membawa timnas berjaya di Piala DUnia 2010 dan Piala Eropa 2012.

"Kekuatan yang mendorong tim dari belakang, orang yang sabar, yang membawa kebaikan dan kebijaksanaan di tengah tim. Saya pikir dia satu-satunya pelatih yang memenangi Piala Dunia dan gelar juara Eropa," tutur kiper Liverpool ini.


Via: "Timnas Spanyol Bukan Sekadar Pesepak Bola Hebat"

Presiden Fenerbahce Dihukum Enam Tahun Penjara


KOMPAS.com - Presiden klub asal Turki Fenerbahce, Aziz Yildirim, dijatuhi hukuman penjara enam tahun dan tiga bulan dalam kasus pengaturan hasil pertandingan, bersama pengurus beberapa klub lain.

Vonis ini dikeluarkan pengadilan di Turki, hari Senin (2/7/2012), setahun setelah polisi menahan tak kurang dari 93 orang dalam kasus pengaturan skor pertandingan sepak bola di negara tersebut.

Hakim memutuskan Yildirim, satu di antara empat tersangka yang masih mendekam di penjara, terbukti bersalah mengatur hasil enam pertandingan dan menawarkan uang ke pemain dan pengurus klub.

Dakwaan jaksa menyebutkan, selain mengatur hasil pertandingan, Yildirim memiliki jaringan untuk mendukung kegiatan tersebut. Ia menolak semua dakwaan jaksa walaupun pihak penuntut menyertakan bukti rekaman yang diduga melibatkan pemain dan wasit yang disuap.

Bebas

Meski dinyatakan bersalah dan divonis hukuman penjara, Yildirim justru bebas terhitung mulai Senin (02/07) karena ia telah ditahan sejak setahun lalu. Sistem hukum Turki memungkinkan pengadilan membebaskan terdakwa setelah yang bersangkutan menjalani sebagian masa hukuman.

Yildirim dan beberapa terdakwa lain diperkirakan akan mengajukan banding. Jika ia kalah di tingkat banding ada kemungkinan ia harus menjalani sisa hukuman.

Kasus yang menimpa Yildirim membuat Fenerbahce dicoret dari Liga Champions musim pertandingan lalu.

Selain di Turki, kasus-kasus pengaturan hasil pertandingan juga terjadi di Italia, Israel, Finlandia, dan Yunani di tengah upaya gencar UEFA menekan kasus ini di Eropa. UEFA mengeluarkan dana jutaan dolar untuk memantau perusahaan taruhan dan menyelidiki kasus-kasus dugaan suap terhadap pemain dan wasit.


Via: Presiden Fenerbahce Dihukum Enam Tahun Penjara

Ekspresi Pemain: Dari Kemarahan hingga Kejemawaan


KOMPAS.com - Perhelatan Piala Eropa 2012 menyisakan berbagai ingatan atas pernyataan dan ekspresi pemain selama turnamen akbar itu. Ketegangan, tekanan yang dihadapi pemain, semua tergambar dalam rekaman pernyataan sekaligus ekspresi pemain selama berlangsungnya Euro 2012 itu.

Anda pasti masih ingat bagaimana ekspresi Samir Nasri setelah mencetak gol ke gawang Inggris. Gelandang Perancis itu langsung menempelkan jari telunjuknya di bibir seolah ingin mengatakan, Tutup mulutmu! Pelatih Perancis Laurent Blanc pun berkomentar, (Perilaku itu) Tidak baik untuk citra Nasri dan begitu juga bagi tim.

Lolosnya Yunani ke perempat final juga bermakna banyak bagi negeri yang tengah dilanda krisis ekonomi sangat berat itu. Kami ingin memberikan sesuatu yang menggembirakan kepada siapa pun di rumah kami, sesuatu untuk dirayakan. Semua orang di Yunani, bahkan keluarga-keluarga kami, teman-teman kami, saudara-saudara kami, sepupu-sepupu kami, semua orang, tengah menjalani masa-masa sulit, ungkap gelandang Yunani, Kostas Katsouranis, ketika ditanya apa makna lolosnya Yunani ke perempat final Piala Eropa 2012.

Sebaliknya, Pelatih Yunani yang berasal dari Portugal, Fernando Santos, menimpali lolosnya Yunani ke perempat final sebagai saat untuk menegakkan kembali kehormatan Yunani, yang terus ditekan Uni Eropa untuk menyeimbangkan anggaran belanja dengan pendapatannya. Setiap orang harus menghormati Yunani karena sejarahnya dan prinsip-prinsip demokrasi, ilmu pengetahuan. Semua dimulai dari Yunani. Karena itu, sangat sulit bagi siapa pun untuk mengajari kami, ujarnya.

Pernyataan serupa disampaikan Pelatih Spanyol Vicente del Bosque mengenai spekulasi tim Spanyol bisa kembali menjadi juara Piala Eropa. Hal itu akan memberikan sejumlah sinyal ke negeri kami bahwa kita bergerak ke arah yang benar. Jika sukses ini bisa diteruskan ke masyarakat, akan luar biasa, ujarnya berharap kesulitan finansial Spanyol bisa diatasi.

Lain lagi dengan Cristiano Ronaldo. Begitu seringnya media massa membanding-bandingkan dia dengan Lionel Messi membuat Ronaldo pun terbawa untuk membandingkan pencapaian dirinya di Piala Eropa dengan pencapaian Messi. Tahukah kamu apa yang dia (Messi) lakukan pada saat seperti ini tahun lalu? Dia harus keluar dari Copa America di perempat final, kata Ronaldo merespons pertanyaan soal pendukung Denmark yang terus meneriakkan nama Messi, menyusul kegagalan dia mencetak gol saat melawan Denmark. Partai itu dimenangi Portugal 3-2 sehingga Ronaldo terus melangkah ke semifinal.

Ungkapan frustrasi juga diutarakan penyerang Belanda, Klaas-Jan Huntelaar, setelah lebih sering dijadikan pemain cadangan oleh Pelatih Bert van Marwijk. Saya sudah mengatakannya, saya kecewa dan marah! tegasnya.

Namun bukan hanya ungkapan pengharapan atau kejengkelan yang terekam dari Piala Eropa 2012. Ungkapan penuh jemawa dan bangga dari pemain pun terdengar di Euro 2012.

Saya seorang lelaki. Saya bisa jadi Peter Pan karena saya suka melakukan hal-hal seperti keinginan saya. Saya punya jiwa bebas. Saya mencetak dua gol di depan ibu saya dan saya ingin mencetak gol di depan ayah saya di Kiev, di final. Momen yang paling saya sukai adalah saat saya memeluk ibu setelah pertandingan, ujar penyerang Italia, Mario Balotelli, seusai melesakkan dua gol kemenangan Italia atas Jerman di semifinal.

Kita bicara mengenai sebuah generasi hebat sepak bola. Mereka memiliki akar, tahu bagaimana bermain bersama karena mereka datang dari sebuah negeri di mana mereka belajar bermain dengan selayaknya. Ini sebuah era hebat sepak bola Spanyol, kata Del Bosque. (AFP/OKI)


Via: Ekspresi Pemain: Dari Kemarahan hingga Kejemawaan